Simple Future adalah salah satu tenses yang paling sering
digunakan dalam percakapan sehari-hari. Dan dengan memahami tenses ini, artinya kita sudah bisa
secara sempurna mengungkapkan kegiatan dalam setiap waktunya.
Setelah
sebelumnya kita bisa mengungkapkan aktifitas sehari-hari dengan Simple Present,
menyatakan “sedang” dengan Tenses Continuous, menyatakan “telah” dengan tenses
Perfect, menyatakan “tadi/ dulu” dengan Simple Past, dan dengan Simple Future kita
menyatakan “akan”.
Sesuai dengan fungsinya, Simple Future menyatakan aktifitas
yang dilakukan di masa yang akan datang.
Pola kalimat yang digunakan untuk membuat Simple Future:
(+)
|
S + will/shall + V1 + O
|
(-)
|
S + will/shall + not + V1 + O
|
(?)
|
Will/Shall + S+ V1 + O
|
Contoh:
(+) We will clean that mosque tomorrow.
Kita akan membersihkan
masjid itu besok.
I shall continue my education next year.
Saya akan melanjutkan
pendidikan saya tahun depan.
He will call me tonight.
Dia (lk) akan
menelphonku malam ini.
Kata bantu “will” dan “shall” digunkan dengan ketentuan:
- “will” :untuk semua subyek.
- “shall” :hanya untuk subyek “I” atau “we”.
(-) We will not clean that mosque tonight.
I shall not continue my education next year.
He will not call me tonight.
Dalam kalimat negative, “will” dan “shall” dapat disingkat
menjadi:
- Will not : won’t
- shall not : shan’t
(?) Will we clean that mosque tonight?
Shall I continue my education next year?
Will he call me tonight?
Keterangan waktu yang digunakan pada Simple Future.
Tomorrow (besok)
Later (nanti)
Two days later (dua
hari lagi)
Next moth (bulan depan)
Next…..(…. depan)
Contoh penggunaan WH-Question pada Simple Present:
Who will clean the mosque tomorrow?
Siapa yang akan
membersihkan masjid besok?
What will we do tomorrow?
Apa yang akan kita
laukan besok?
What will we clean tomorrow?
Apa yang akan kita
bersihkan besok?
When will we clean the mosque?
Kapan kita akan
membersihkan masjod?
Catatan:
Selain menggunakan “will/shall”, untuk menyatakan “akan”
bisa menggunakan “tobe going to”. Ketika “tobe going to digunakan untuk
menggantikan “will/shall”, berarti suatu aktifitas dianggap lebih terencana/
hampir pasti.
Contoh:
I have received my salary. I am going to buy a book tonight.
Saya sudah menerima
gajiku. Saya akan membeli sebuah buku malam ini.
