Auxiliary Verbs: Definisi, macam-macam, contoh penggunaan dalam kalimat

Auxuliary verb adalah kata bantu yang dugunakan untuk membantu kata kerja utama (main/full Verb) untuk membentuk sebuah kalimat.
Ada tiga plus satu Auxiliary Verbs yang sering digunakan dalam kalimat, yaitu: be, do dan have dan Modal.


1.  Be


Be, juga sering disebut tobe, dalam tatabahasa Inggris dikategorikan sebagai verb karena ia memiliki perubahan sebagai mana verb, yaitu:

V1
= be, is, am, are
V2
= was, were
V3
= been
V-ing
= being


Be auxiliary memiliki beberapa fungsi, antara lain: 

  • Untuk membuat Verbal Tenses (continuous dan perfect Continuous), seperti:
I am studying Arabic.
Saya sedang belajar Bahasa Arab.

We have been staying here for two months.
Kita telah tinggal disini selama dua bulan.

She was going to Jakarta.
Dia (pr) sedang pergi ke Jakarta.

John will be writing a letter.
John akan sedang menulis sebuah surat.

  • Untuk membuat Non-verbal tenses (nominal), seperti:

          I am a student.
          Saya adalah siswa.

          They have been here for an hour.
          Mereka telah berada disini selama satu jam.

          You were lucky yesterday.
          Kamu beruntung kemarin.

          She will be mine.
          Dia akan menjadi milikku.

          #Catatan:

          Dalam kalimat nominal, be adalah sebagai Main Verb (verb utama), karena memang                  tidak ada verb lain.

  • Untuk membuat kalimat Passive, seperti:

          The door is opened.
          Pintu itu dibuka.

          You are being called by Mr. Bill now.
          Kamu sedang dipanggil oleh Mr. Bill sekarang.


2.  Do


Sebagai Auxiliary, do memiliki tiga bentuk, yaitu do, does, dan did. Dalam Tenses ketiganya hanya digunakan pada dua Tenses yaitu simple present dan simple past dan hanya dalam bentuk, negative dan interrogative. Seperti:

I do not understand this lesson.
Saya tidak paham pelajaran ini.

Does Mr. Ahcmed call me?
Apakah Mr. Ahcmed memanggilku?

We did not find it.
Kita tidak menemukanya.

Selain sebagai Auxiliary, do juga bisa menjadi Main Verb, dan merupakan salah satu Irregular verb dengan perubahan: do – did – done – doing. Dalam Bahasa Indonesia artinya adalah “melakukan/ mengerjakan”. Seperti dalam kalaimat:

I do my homework every night.
Saya mengerjakan PR-ku setiap malam.

He is doing his assignment.
Dia (lk) sedang mengerjakan tugasnya.

Do juga bisa digunakan sebagai Adverb of Degree yang digunakan untuk menerangkan Verb. Sebagai adverb, do diartikan “sangat/ sungguh”. Seperti contoh:

I do love you.
Saya sungguh mencintaimu.

She does understand him.
Dia (pr) sangat mengerti dia (lk).


3. Have

Have adalah Auxiliary yang digunakan dalam Perfect Tenses dan diartikan “telah/ sudah”. Have bisa berubah menjadi has atau had sesuai dengan tensisnya. Seperti:

She has made me crazy
Dia (pr) telaj membuatku gila.

We had been dancing for two hours.
Kita (telah) menari selama dua jam.

Selain itu, have juga bisa digunakan sebagai Main Verb (verb utama) dengan perubahan yang Irregular, yaitu: have – had – had – having dan has (dalam positive simple present, have + s = has). Sebagai Verb, have bisa diartikan “memiliki, menikmati/makan, mengalami, dan menyuruh/ meminta”. Contoh dalam kalimat:

My father has much money
Ayahku memiliki banyak uang.

I am having breakfast now.
Saya sedang menikamati (makan) sarapan sekarang.

He had trouble on the way yesterday.
Dia (lk) mengalami masalah di jalan kemarin.


close
Pasang iklan disini (kiri)
close
Pasang iklan disini (kanan)